Siapa Orang Yang Berada di Balik Layar Judi Online

By | 27/02/2020

Siapa Orang Yang Berada di Balik Layar Judi Online

Siapa Orang Yang Berada di Balik Layar Judi Online. Putera Sampoerna nama mantan bos raksasa tembakau itu sudah tidak asing lagi di telinga para penjudi. Putera Sampoerna kini memiliki bisnis judi online beromzet ratusan miliar perbulan.

Kabar angin mengenai kerajaan judi yang digawangi salah satu orang terkaya di Indonesia itu sempat ramai pada Maret 2005.

Setelah Putera Sampoerna menjual perusahaan rokok yang dirintis orang tuanya sejak 1963, kabar nya Putera Sampoerna mengakuisisi Mansion – salah satu perusahaan judi terbesar di dunia yang berbasis di Gibraltar, wilayah dependensi Britania Raya, beredar.

Saat itu, dia melepas saham mayoritas PT HM Sampoerna sebesar 98% atau senilai Rp48 triliun ke Phillip Moris International, perusahaan rokok terbesar asal Amerika Serikat. Jumlah saham yang dilego sebanyak 1.753.200.000 lembar. Padahal saat itu kinerja bisnis perseroan lagi naik daun.

Dikabarkan, duit hasil penjualan PT HM Sampoerna sebagian besar dipakai buat membeli sejumlah perusahaan di banyak lini usaha.

Pada Mei 2006, The Independent, media arus utama di Inggris memberitakan, Putera mengakuisisi Mansion. Mansion Group pun dianggap perusahaan yang sukses menancapkan kukunya di pasar judi Asia dengan bendera Mansion88 atau M88.

Mansion88 sempat menjadi sponsor klub-klub sepakbola liga primer Inggris. Logo Mansion sempat nongol di jersey klub Tottenham Hotspur pada musim 2006-2007. Mafhum, judi sepakbola menjadi kekuatan utama dalam bisnis judi online.

Siapa Orang Yang Berada di Balik Layar Judi Online

Selain Mansion, Putera juga diberitakan membeli kasino Les Ambassadeurs di London dengan harga 120 juta poundsterling.

Di tangan Putera, Mansion88 mulai menjadi bandar besar di pasar judi Asia. Bisnis Mansion semakin tokcer di Asia Tenggara setelah mendapat lisensi dari Pemerintah Filipina untuk membangun jaringannya di Manila. Maklum, di negara ‘Duterte’ itu, judi dilegalkan.

“Sekarang buka di Timor Leste. Bandar judi di Asia Tenggara itu orang-orang kita juga,” ungkap Anton.

Gayung bersambut, Kepala Unit IV Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya, Kompol Fian Yunus sempat mengakui, ada beberapa Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi bandar besar dari sindikat judi online lintas negara.

Para bandar biasanya merekrut dan membawa anak buah dari Indonesia untuk dipekerjakan sebagai customer service (CS) dan Operator. Setelah itu, mereka kembali dikirim ke Indonesia untuk menjadi agen yang bertugas menggaet calon-calon pemain.

Siapa Orang Yang Berada di Balik Layar Judi Online

Tapi, mengungkap otak di balik bisnis judi online bukan perkara enteng. Musababnya, sindikat judi online membuat dan memindahkan server kebeberapa negara tetangga yang melegalkan judi seperti di Filipina, Kamboja, Thailand, Singapura dan Thailand. Di negara-negara itu, praktik judi di lokalisir. Di Indonesia, praktek perjudian tak ada tempat.

“Mereka sewa server di sana, buat server di sana. Kemudian mereka memasukkan konten-konten berbahasa Indonesia agar bisa diakses oleh orang Indonesia,” ungkap Fian.

Jumat, 20 Juli 2018, tim Medcom Files pun mendatangi kantor Putera Sampoerna Foundation (PSF) di Gedung Sampoerna Strategic Square North Tower, Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Selatan. Di yayasan ini, Putera menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina. Rencananya, kami ingin mengonfirmasi kepemilikan Putera di Mansion.

Namun, Putera yang kami cari tidak ada di tempat. Petugas yang berjaga juga belum bisa memberikan waktu untuk wawancara.Kami pun sempat menghubungi Angelica, staf bagian Humas Sampoerna Academy – salah satu unit bisnis di bawah bendera PSF. Namun, dia mengaku tidak bisa membantu rencana konfirmasi kami.

“Bapak (Putera) sudah tidak terlibat langsung di dalam bisnis (SA). Saya tidak bisa bantu untuk request (permohonan wawancara) tersebut,” tulisnya melalui layanan pesan instan WhatsApp.

Bersambung……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *